CARA MENGOLAH SAYUR YANG BENAR

Mengonsumsi sayuran telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan karena memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, terkadang masih banyak yang menganggap sepele pengolahan sayur, sehingga bisa saja nutrisi yang terkandung dalam sayuran malah hilang. Bukan manfaat yang kita dapat, malah bisa jadi merugikan. Berikut cara mengolah sayuran yang benar, agar kandungan nutrisi pada sayur tetap terjaga.

LAYANAN Vena Wasir:
Call Center : 0821-1033-3310
Whatsapp Chat\Pendaftaran Online :
linktr.ee/venawasir

MENCUCI SAYURAN

Sebelum dimasak, sayuran perlu dicuci dulu. Namun, ternyata sayuran tidak bisa secara asal mencucinya. Cucilah sayur dengan menggunakan air mengalir, bukan dengan direndam. Merendam sayuran hanya akan membuat kandungan nutrisinya hilang, seperti vitamin C. Perlu diketahui bahwa vitamin C sangat rentan terhadap panas, air, dan udara.

Lalu, sebagian orang langsung mencucinya padahal sayur baru akan dimasak keesokkan harinya. Padahal, menyimpan sayuran dalam keadaan lembab meski di kulkas sekali pun, bisa memicu pertumbuhan bakteri dan pembusukan. Sebaiknya, mencuci sayur dilakukan tepat sebelum dimasak, kemudian langsung diolah setelah sayuran dikeringkan dari air pembilasan.

Kesalahan lainnya yang dilakukan sebagian orang adalah memotong sayurannya terlebih dahulu baru dicuci. Hal ini sangat salah, mengapa? karena  vitamin larut air pada sayuran akan hilang karena ikut larut dengan cairan saat mencucinya.

Jadi, pastikan cuci sayuran dengan menggunakan air mengalir, jangan direndam, lalu cuci sayuran ketika akan dimasak, jangan cuci lalu baru dimasak keesokkan harinya dan terakhir cucilah sayuran sebelum dipotong. Jika cara mencuci sayuran yang benar sudah dilakukan, maka manfaat sayuran akan kita dapatkan.

POTONG SAYUR DALAM UKURAN BESAR

Bagi sebagian orang, memotong sayuran menjadi kecil selain menghemat waktu, namun juga agar terlihat banyak ketika dimasak. Sayangnya, hal ini merupakan kesalahan.

Untuk sayuran yang banyak mengandung vitamin larut air, seperti vitamin C, potonglah sayuran dalam bentuk besar atau memasaknya dalam bentuk yang utuh. Hal ini berfungsi agar tidak banyak kandungan nutrisi yang hilang selama proses pemasakan. Semakin kecil potongan sayuran, semakin banyak nutrisi yang dapat hilang saat proses pemasakan.

Hindari memotong sayuran, baik sayur berdaun maupun sayur umbi atau buah, dengan ukuran yang terlalu kecil. Zat gizi pada sayur cenderung mudah rusak. Ukuran potongan sayuran yang terlalu kecil akan membuat serat pada sayuran mudah rusak, serta vitamin dan mineral pada sayuran akan mudah hilang karena proses pemasakan. Jika memang ingin memotong dalam ukuran kecil, sebaiknya dilakukan setelah dimasak.

PERHATIKAN WAKTU, SUHU DAN JUMLAH AIR

Hal yang harus dipastikan ketika memasak adalah memperhatikan waktu memasak, suhu dan jumlah air. Jangan memasak dalam waktu yang lama, suhu terlalu tinggi dan menggunakan jumlah air yang terlalu banyak. Hal ini untuk menjaga vitamin larut air terbuang dan tetap bermanfaat untuk tubuh. Selain itu, jika memasak dengan waktu yang lama dan suhu yang tinggi, sayur yang akan mengalami perubahan fisik, warna dan tekstur, akibatnya zat gizi  tidak lagi optimal.

Style switcher RESET
Body styles
Color scheme
Background pattern
Background image