Catat, Begini Cara Mencegah Fisura Ani

Mencegah Fisura ani perlu kamu perhatikan jika kamu pernah mengalami masalah ini. 

Fisura ani adalah penyakit yang terjadi pada sekitar anus. Fisura ani biasanya terjadi pada anus dan terdapat nanah atau darah pada saat penderita buang air besar akibat robeknya jaringan anus. Fisura ani berawal dari abses yang terdapat pada anus kemudian berkembang dan menyebabkan tersumbat pada kelenjar kecil yang menyebabkan infeksi.

Fisura ani memiliki bentuk mirip tabung dan memiliki panjang mulai dari anus hingga ke area kulit sekitar lubang anus. Fisura ani terjadi karena beberapa faktor penyakit. Misalnya, penyakit tuberkulosis, penyakit crohn, kanker atau karena penyakit menular seksual. 

Gejala fisura ani

mencegah fisura ani

John Hopkins Medicine (2021), menyebut jika penyakit fisura ani memiliki beberapa gejala, seperti, kulit pada area anus tampak merah, gatal dan juga nyeri, timbul rasa sakit terus-menerus pada area dubur, terutama saat duduk, bergerak, batuk atau saat buang air besar. 

Fisura ani juga memiliki gejala, seperti penderita akan merasa tidak nyaman karena anus mengeluarkan nanah. Selain itu, penderita akan mengalami buang air besar berdarah dan menyebabkan penderita demam serta lemas.  

Beberapa penyebab fisura ani

Penyebab fisura ani bisa karena beberapa kondisi berikut: 

-Infeksi pada anus

Infeksi pada anus memicu timbulnya penumpukan nanah pada anus atau dalam istilah medis abses. Berikutnya fisura ani membentuk saluran pada bagian bawah permukaan kulit anus yang terhubung dengan kelenjar terinfeksi. 

Penyakit infeksi anus biasanya menyerang mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah, seperti pada penderita HIV atau mereka yang sedang menjalani program kemoterapi atau pengobatan terapi radiasi. 

-Peradangan pada usus

Fisura ani bisa terjadi karena peradangan pada usus akibat komplikasi dan gangguan pada usus besar yang dipicu oleh: 

  • Divertikulitis, yaitu penyakit infeksi pada kantong kecil yang terjadi di sepanjang usus besar. 
  • Penyakit crohn, yaitu penyakit akibat peradangan pada dinding saluran pencernaan. 

Fisura ani juga bisa terjadi karena beberapa penyebab lain, seperti, kanker anus dan usus besar. Terdapat luka pada sekitar anus, penyakit tuberkulosis, penyakit menular seksual, hingga karena timbulnya komplikasi setelah operasi pada sekitar area anus.  

Penanganan fisura ani

Fisura ani butuh penanganan serius dari tenaga medis. Biasanya pasien setelah mendapat rujukan, maka akan melakukan pemeriksaan dengan dokter spesialis bedah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dokter bedah akan bertanya soal riwayat kesehatan pasien dan akan melakukan pemeriksaan fisik pada anus dan akan melakukan pemeriksaan proktoskopi untuk memeriksa kondisi bagian dalam anus pasien. 

Pemeriksaan fisura ani

Dalam Webmd (2020), dokter akan melakukan tindakan pemeriksaan dengan menggunakan USG, CT Scan, MRI atau teknologi anoskopi untuk mengetahui dan memeriksa bagian dalam usus serta anus pasien secara lebih jelas.

Fisura ani biasanya akan ditangani dengan prosedur operasi. Tujuan operasi adalah untuk menghilangkan fisura serta melindungi bagian otot sfingter pada anus. Pasien bisa memilih metode yang tepat untuk menghilangkannya. 

Metode PILA, Radiofrekuensi, dan Laser Hemorrhoidoplasty adalah beberapa metode yang bisa pasien fisura ani pilih untuk pengobatan. Pasien dengan keluhan fisura ani bisa melakukan pemeriksaan dan juga pengobatan di Klinik Vena Wasir Center. Pasien terlebih dahulu bisa melakukan konsultasi secara online via telepon ataupun whatsapp di nomor 0811-9555-100.

Pencegahan fisura ani 

Fisura ani bisa dicegah dengan beberapa langkah mudah seperti berikut: 

  1. Jangan suka menahan buang air kecil atau buang air besar, 
  2. Biasakan sarapan dengan menu makanan sehat dan berserat, 
  3. Biasakan minum air hangat saat pagi untuk melancarkan buang air besar,
  4. Rutin mengonsumsi yogurt untuk melancarkan sistem pencernaan.
Style switcher RESET
Body styles
Color scheme
Background pattern
Background image