Cegah Sembelit, Cegah Wasir

Wasir paling sering terjadi disebabkan oleh sembelit. Apakah itu sembelit? Konstipasi atau sembelit adalah buang air besar yang jarang atau sulit. Hal ini sering terjadi ketika makanan yang dicerna, bergerak terlalu lambat melalui saluran pencernaan. Akibatnya, tubuh menyerap terlalu banyak air dari kotoran, sehingga makanan menjadi keras, kering dan sulit untuk lewat.

Pada penelitian di negara berkembang (2018),  didapatkan tingkat prevalensi konstipasi, seperti 14,3% (Hongkong), 16,5% (Korea), 24,5 % (Taiwan) pada perempuan, 26% (Jepang ) pada perempuan dan di Asia sekitar 11,6% pada usia lanjut.

Dalam survei global yang terkait, Asia yang diwakili oleh Korea Selatan, Cina dan Indonesia diperkirakan angka kejadian konstipas 15-23 % (perempuan) dan sekitar 11 % (laki-laki).

Penyebab sembelit

Usus besar atau kolon memiliki kerja utama untuk menyerap kembali air dari ‘makanan’ yang melewati saluran cerna, sehingga menghasilkan tinja (feses).

Otot-otot pada kolon secara bertahap akan mengeluarkan sisa-sisa ini menuju rectum agar dapat bisa dikeluarkan. Jika residua tau feses ini menetap di kolon terlalu lama, dapat mengeras dan sulit dikeluarkan.

Beberapa faktor yang dianggap sebagai penyebab sembelit antara lain:

  • Makanan rendah serat
  • Dehidrasi atau kurangnya asupan cairan (kurang minum)
  • Tidak berolahraga
  • Menunda  keinginan untuk buang air besar
  • Perubahan kebiasaan tertentu
  • Obat-obatan tertentu
  • Kehamilan

Selain itu, kondisi medis tertentu juga bisa menyebabkan sembelit, antara lain:

  • Penyakit tertentu, seperti stroke, Parkinson, dan diabeter
  • Ada kondisi tertentu pada kolon atau rektum, seperti obstruksi usus, irritable bowel syndrome (IBS), divertikulosis
  • Konsumsi obat pencahar (laksatif) secara berlebihan
  • Gangguan pada hormonal, misalnya gangguan aktivitas kelenjar tiroid

Gejala sembelit

Bila tinja mengeras dibiarkan berlanjut dapat berisiko menimbulkan perdarahan pada rektum atau adanya darah pada tinja. Selain itu, gejala yang ditimbulkan dapat berupa:

  • Nyeri pada perut
  • Menumpuknya gas
  • Nyeri saat buang air besar
  • Perlu mengejan saat buang air besar

Tanda-tanda tersebut dapat membuat Anda khawatir untuk melakukan buang air besar dan cenderung menunda keinginan untuk buang air besar sehingga timbul sembelit.

Tinja yang mengeras dapat ‘menumpuk’ di saluran cerna yang dapat kemungkinan menyebabkan kerusakan pada lapisan saluran cerna antara lain:

  • Perdarahan pada anus
  • Fisura ani
  • Wasir
  • Menumpuknya tinja pada rektum dan anus yang bila berlanjut dapat menyebabkan obsruksi mekanis 

Wasir atau hemoroid bisa Anda alami bila tekanan di rektum bagian bawah meningkat sehingga pembuluh darah vena disitu akan membesar. Hal ini disebabkan oleh:

  • Mengejan saat buang air besar
  • Tegangan otot seperti saat Anda mengangkat benda berat
  • Kelebihan berat badan, seperti obesitas
  • Kehamilan karena pembesaran rahim yang menekan pembuh vena
  • Makanan rendah serat
  • Posisi tertentu (berdiri, duduk) dalam waktu yang lama

Wasir bisa terjadi dalam dua bentuk, yaitu internal dan eksternal. Internal terjadi di bagian dalam rektum, jadi Anda tidak bisa melihat atau merasakannya. Pada umumnya wasir jenis ini tidak menimbulkan sakit, namun dapat menimbulkan gejala antara lain adanya darah di feses, ada jaringan yang menonjol di lubang anus, dan biasanya bisa didorong kembali ke dalam.

Sedangkan yang eksternal menimbulkan gejala nyeri, berdarah, terasa gatal, dan bengkak.

Derajat wasir

Derajat 1: wasir belum menonjol keluar

Derajat 2: saat mengejan saat buang air besar, menonjol namun masih bisa kembali spontan

Derajat 3: tanpa tekanan, wasir ini menonjol dan untuk masuk ke dalam, Anda perlu mendorongnya ke dalam secara manual

Berikut adalah pencegahan agar terhindar dari sembelit dan juga wasir:

Gaya Hidup Sehat Cegah Semeblit & Wasir

  1. Mengonsumsi makanan yang kaya karena serat dapat membantu tinja atau feses
  2. Minum banyak cairan atau air putih sebanyak 6-8 gelas per hari
  3. Segera buang air besar jika sudah merasa ingin
  4. Berolahraga
  5. Hindari duduk terlalu lama
  6. Hindari mengangkat beban berat

Tidak semua wasir dapat diatasi dengan minum obat saja. Biasanya dokter akan menyarankan Anda menjalani prosedur medis dengan mengangkat atau memotong benjolan wasir (hemoroidektomi). Biasanya anda akan diberikan anestesi lokal terlebih dahulu.

Metode hemoroidektomi yang ada di Vena Wasir Center adalah BEIM, stapler, rubber band ligation, hingga laser. Terapi ini lebih efektif dibandingkan dengan metode operasi konvensional.

Style switcher RESET
Body styles
Color scheme
Background pattern
Background image