KENALI 4 JENIS WASIR DAN PERBEDAANNYA

Wasir atau hemoroid merupakan kondisi umum yang dialami masyarakat. Diperkirakan, 4 dari 5 orang dewasa dengan usia lanjut mengalami wasir. Bagi penderita, kondisi ini memalukan dan tidak nyaman untuk beraktivitas. Seperti yang kita ketahui, wasir terjadi akibat pembesaran pembuluh darah vena di sekitar anus.

Sebagian besar pasien hemoroid tidak mengalami gejala. Pasien diketahui menderita wasir setelah melakukan pemeriksaan dengan menggunakan endoskopi/kolonoskopi.  Gejala yang dapat ditemukan adalah perdarahan lewat anus, nyeri, pembengkakan  di daerah anus, dan keluar cairan melalui anus. Namun, ternyata jenis wasir tidak hanya wasir internal dan wasir eksternal saja. Ada juga wasir prolaps dan wasir trombosis.

JENIS WASIR

1. Wasir Internal

Hemoroid internal adalah yang tumbuh di dalam rektum dan terbungkus dalam lapisan yang disebut mukosa. Wasir internal biasanya tidak sakit, tidak terlihat dan cenderung hilang sendirinya. Hemoroid internal dibagi menjadi 4 derajat yaitu :

  • Derajat I  :

Terdapat perdarahan merah segar sewaktu buang air besar, tanpa disertai rasa nyeri dan tidak terdapat benjolan yang keluar anus.

  • Derajat II :

Terdapat perdarahan/tanpa perdarahan sewaktu buang air besar dan keluarnya benjolan yang dapat masuk sendiri.

  • Derajat III :

Terdapat perdarahan/tanpa perdarahan sewaktu buang air besar dan benjolan tidak dapat masuk sendiri jadi harus didorong dengan jari.

  • Derajat IV 

Terdapat perdarahan sewaktu buang air besar, benjolan tidak dapat didorong masuk dan benjolan terjepit otot anus.

2. Wasir Prolaps

Hemoroid prolaps terjadi ketika wasir internal membengkak dan keluar dari anus.  Wasir Prolaps memiliki gejala perdarahan yang muncul saat buang air besar, diikuti dengan rasa gatal pada anus, perih, sensasi terbakar, bahkan menyebabkan seseorang sulit untuk buang air besar. Untuk menghilangkan gejala tersebut, perlu dilakukan pengangkatan wasir dengan melakukan pembedahan.

3. Wasir Eksternal

Benjolan pada wasir eksternal terdapat di luar anus dan dapat dilihat juga diraba. Biasanya benjolan ini keluar dari anus jika penderita mengejan saat buang air besar. Gejala wasir eksternal pada dasarnya sama dengan gejala wasir internal. Namun, karena terletak di luar anus, penderita mungkin merasa lebih sakit atau tidak nyaman ketika duduk, melakukan aktivitas fisik, atau buang air besar. Wasir eksternal biasanya dapat diobati dengan menggunakan obat penghilang rasa sakit. Namun, dalam kondisi yang parah, ini perlu dilakukan pengangkatan wasir.

4. Wasir Trombosis

Wasir trombosis terjadi ketika kantung-kantung di saluran anus terdorong ke luar anus oleh feses atau tinja. Kantung-kantung itu terisi dengan gumpalan darah. Wasir yang mengalami trombosis bisa terasa menyakitkan, seperti ketika berjalan, duduk, atau pergi ke toilet. Wasir trombosis dapat menyerang siapa saja, laki-laki atau perempuan dewasa.

Gejala dari wasir trombosis dapat berupa, rasa sakit dan gatal yang intens,

bengkak dan kemerahan, dan warna kebiruan di sekitar area wasir. Wasir trombosis perlu diobati dengan cepat untuk mencegah komplikasi dari kurangnya pasokan darah ke jaringan anus.

Wasir dapat menyebabkan penderita tidak nyaman atau bahkan merasakan sakit. Namun, sebagian besar penderita tidak akan mengalami gejala yang terlihat dan komplikasi akibat wasir sangat jarang terjadi.

Wasir internal atau eksternal yang tidak prolaps atau trombosis lebih mungkin sembuh tanpa menimbulkan gejala atau komplikasi. Namun, wasir prolaps dan trombosis jauh lebih mungkin menyebabkan ketidaknyamanan atau meningkatkan risiko komplikasi. Wasir yang diobati dengan cepat memiliki peluang penyembuhan yang lebih baik tanpa menyebabkan komplikasi lebih lanjut.

Style switcher RESET
Body styles
Color scheme
Background pattern
Background image