Kenali Gejalanya Sebelum Yakin Terkena Kanker Anus

Kanker anus merupakan salah satu kanker saluran cerna. Kanker ini bisa terjadi karena adanya sel-sel kanker yang tumbuh di jaringan dubur. Selain pola makan yang salah, kanker anus juga bisa disebakan oleh infeksi virus human papilloma (HPV). HPV bisa menyebar melalui hubungan seksual melalui anus, oral atau hubungan lewat vagina. Hubungan seksual lewat anus  biasanya terjadi pada kelompok homoseksual.


LAYANAN Vena Wasir:
Call Center : 0821-1033-3310
Whatsapp Chat\Pendaftaran Online :
linktr.ee/venawasir

Jumlah kasus baru kanker dubur telah meningkat dari tahun ke tahun. Kanker dubur jarang terjadi pada orang yang berusia di bawah 35 tahun, tetapi lebih banyak ditemukan terutama pada orang dewasa yang lebih tua, dengan usia rata-rata berada 60-an tahun. Diperkirakan 1 dari 500 orang berisiko terkena kanker anus.

Kanker anus pada mulanya tidak mudah dikenali. Sebanyak 90 persen pasien kanker dubur pada awalnya mengira mereka menderita wasir karena gejala seperti gatal dubur dan pendarahan dubur,  nyeri, serta pembengkakan pembuluh darah di dubur. Sehingga berkembang dugaan bahwa seseorang yang terkena wasir atau ambeien berpeluang besar terkena kanker anus pula.

Padahal tidak ada alasan untuk percaya bahwa wasir menyebabkan kanker kolorektal. Namun, gejala wasir sering mirip dengan kanker kolorektal atau kanker dubur. Pendarahan dubur selama buang air besar memang bisa menjadi indikasi wasir, penyakit menular seksual, infeksi atau bahkan kanker tertentu. Jika tidak diobati, wasir dapat menonjol keluar dari anus sehingga menyebabkan iritasi, perdarahan, dan komplikasi lainnya.

GEJALA KANKER ANUS

Beberapa gejala lain dari kanker anus, di antaranya:

  • Benjolan atau massa pada pembukaan anus.
  • Nyeri atau perasaan penuh di daerah anus.Penyempitan feses atau perubahan lain dalam buang air besar.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di daerah sekitar anus atau selangkangan.

Seperti kanker pada umumnya, kanker dubur yang berada dalam stadium awal, ada kemungkinan besar bisa disembuhkan. Ini karena sebagian dari kanker dubur ditemukan lebih awal, sebelum sel-sel kankernya menyebar ke organ-organ lain di tubuh manusia.

Beberapa terapi yang bisa diberikan kepada penderita kanker dubur tergantung pada stadium yang dialami sejak diperiksa oleh dokter. Beberapa terapi yaitu sebagai berikut:

  • Pengangkatan tumor ganas di anus melalui tindakan operasi. Ini berarti jaringan sekitar anus ikut terangkat. Tujuannya untuk mencegah penyebaran. Sebagai ganti anus yang diangkat, dibuat lubang di sekitar perut untuk mengeluarkan feses.
  • Radioterapi dengan penyinaran.

Kemoterapi. Pemberian obat-obatan beradiasi yang disuntikkan ke dalam tubuh penderita.

Style switcher RESET
Body styles
Color scheme
Background pattern
Background image