Operasi Wasir, Benarkah Menyakitkan?

Operasi wasir/ambeien selama ini terkenal menakutkan. Hal ini yang menyebabkan banyak penderitanya enggan melakukan pengobatan terhadap masalah ambeien/wasir yang mereka alami. Padahal diperkirakan, sekitar 50% usia 50 tahun ke atas mengalami masalah ambeien. Meskipun bukan penyakit yang membahayakan, namun wasir yang tak teratasi mampu menimbulkan komplikasi penyakit lainnya yang berbahaya. Selain itu, saat ini banyak teknologi dari bidang kesehatan yang sudah bisa digunakan untuk mengatasi wasir tanpa operasi besar. Meskipun begitu, pengobatan wasir sendiri berbeda-beda. Tergantung dengan tingkat keparahannya.

Wasir berdasarkan tingkat keparahannya

Operasi wasir

Ambeien/wasir ini terbagi menjadi 4 berdasarkan tingkat keparahannya, seperti:

  • Stadium 1

Wasir dengan tingkat paling rendah ini biasanya tidak menimbulkan begitu nyeri pada penderitanya, kecuali pada saat proses BAB, karena benjolan terletak di dalam anus. Selain itu, penderita pada tingkat ini juga sering mengalami BAB berdarah.

  • Stadium 2

Sedangkan pada tingkat ini, benjolan sudah mulai keluar dari anus. Namun, dapat masuk kembali pada dalam anus setelah proses BAB. Penderita biasanya sudah mulai merasakan nyeri pada stadium ini.

  • Stadium 3

Pada stadium ini, benjolan sudah mulai membesar di sekitar anus. Penderita bisa memasukan kembali benjolan ke dalam anus dengan menggunakan 4 jari.

  • Stadium 4

Pada tingkat terakhir ini, benjolan sudah tidak dapat masuk ke dalam anus kembali akibat dari benjolan yang sudah sangat membesar. Risiko prolaps juga sering terjadi pada ambeien stadium ini.

Haruskah operasi?

Wasir yang tidak terlalu parah biasanya dapat teratasi dengan beberapa obat-obatan. Namun, jika gejala yang timbul tidak kunjung hilang dan mengganggu pasiennya maka operasi pengangkatan wasir mungkin saja dilakukan. Untuk mengetahui perlu operasi atau tidaknya wasir, sebaiknya penderita melakukan konsultasi dengan dokter, agar dapat melakukan pemeriksaan dengan alat seperti anuscopy.

Selain itu, saat ini kamu tidak perlu khawatir mengenai operasi wasir yang terkenal menakutkan, karena di Klinik Vena Wasir sudah tersedia alat teknologi terkini untuk mengatasi wasir. Tindakan tersebut tidak memerlukan waktu yang lama, minim perdarahan, biaya lebih terjangkau, dan kamu bisa langsung melakukan aktivitas setelah melakukan tindakan.

Berbagai macam metode tindakan wasir

  • PILA

Paran Injection Ligation for Ambeien merupakan salah satu metode yang bisa kamu lakukan untuk tindakan wasir. Metode ini memanfaatkan injeksi skleroterapi dan ligase gelang karet untuk mengangkat ambeien. Metode ini memiliki beberapa keunggulan seperti, tindakan hanya 5-10 menit, minim risiko, tingkat kekambuhan rendah, tidak perlu rawat inap, dan pasien bisa langsung aktivitas.

  • Radiofrekuensi

Metode pengangkatan terbaru ini memanfaatkan teknologi elektroda microfiber untuk mengangkat jaringan wasir hingga ambeien dapat mengering hingga ke pangkal. Metode ini merupakan tindakan non-bedah yang minim risiko merusak jaringan, tindakan hanya membutuhkan waktu 10-15 menit. Selain itu, pasien juga bisa beraktivitas biasa setelah tindakan.

  • Laser

Laser Hemorrhoidoplasty merupakan metode untuk mengangkat wasir dengan memanfaatkan teknologi laser fiber untuk mengempiskan benjolan. Tindakan ini juga dilakukan tanpa memotong jaringan apapun sehingga minim risiko. Selain itu, tindakannya hanya membutuhkan beberapa menit saja, dan pasien bisa langsung melakukan aktivitas setelah melakukan tindakan.

Nah, itulah beberapa tindakan medis yang ada di Vena Wasir Center untuk mengangkat wasir. Tindakan tersebut merupakan minimal invasive surgery. Artinya tindakan dilakukan dengan minim perdaraha, selain itu lebih efektif dan efisien karena pasien bisa langsung melakukan aktivitas setelah tindakan.

Style switcher RESET
Body styles
Color scheme
Background pattern
Background image