Kutil Kelamin, Wanita Perokok, Lebih Berisiko

Genital warts  atau kutil kelamin merupakan penyakit menular seksual yang muncul di sekitar area genitalia, sekitar anus, bahkan terjadi di dalam vagina atau serviks, dan di saluran kencing laki-laki.

LAYANAN Vena Wasir:
Call Center : 0821-1033-3310
Whatsapp Chat\Pendaftaran Online :
linktr.ee/venawasir

Lesi yang muncul umumnya berwarna pink, layaknya brokoli. Umumnya lesi kutil kelamin tidak menimbulkan gejala, tetapi pada sebagian orang dapat disertai adanya rasa gatal, rasa terbakar, nyeri saat berhubungan seksual, dan sering buang air kecil.

Faktanya, hampir 500.000 orang di Amerika Serikat setiap tahunnya didiagnosis mengalami genital warts. Kondisi ini dalam dunia kedokteran juga disebut sebagai kondiloma akuminat. Kondisi ini disebakan oleh human papilloma virus (HPV) sebagai penyebab terbanyak penyakit menular seksual yang terjadi di Dunia.

HPV dapat menginfeksi sel pada tubuh manusia, namun tidak menunjukan tanda adanya kutil pada kulit sekitar anus atau kelamin. Karena munculnya kutil biasanya terjadi saat sistem kekebalan tubuh seseorang sedang dalam kondisi yang buruk atau lemah.

Baca juga : Kondiloma

Karena lokasi munculnya kutil yang berada di daerah kelamin, dan cara penularannya melalui hubungan seksual. Kondisi ini selanjutnya menyebabkan masalah emosi dan sosial. Para pakar berpendapat, munculnya genital warts selanjutnya dapat menyebabkan beban mental yang mendalam bagi penderitanya, pasien umumnya menjadi malu, kesal dengan kondisinya dan memiliki rasa bersalah yang sangat mendalam.

Perhatian besar masyarakat akan genital warts saat ini kiat meningkat, karena dihubungkan dengan kejadian HPV dan kanker kelamin. Dapat dikatakan bahwa siapa saja yang pernah melakukan hubungan seksual berisiko terkena HPV. Simak video berikut ini tentang edukasi kutil kelamin. Semoga bermanfaat.

Meski demikian kekurangan vitamin A dan asam folat juga dapat memicu terjadinya genital warts. Pada wanita, merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya kutil kelamin sebanyak 2 kali lipat, karena nikotin terbukti menurunkan sistem kekebalan tubuh terutama di daerah serviks.

Komplikasi Kutil Kelamin

Hingga saat ini terdapat beberapa komplikasi kesehatan yang dapat muncul pada pasiendari adanyamasalah kutil kelamin ini. Diantara komplikasi yang dapat muncul adalah:

  • Picu kanker kemaluan, mulut dan tenggorokan. Salah satu contoh yang bisa kita dapatkan adalah kemungkinan terjadinya kanker serviks. Kondisi seperti inilah yang seharusnya bisa kita waspadai. Dan umum terjadi pada wanita usia produktif.
  • Gangguan kehamilan.
  • Bayi yang terlahir dari ibu yang memiliki riwayat atau disertai kutil kelamin. Akan memiliki dampak kesehatan pada bayi seperti munculnya infeksi kutil di ternggorokan.

Pencegahan

Dari beberapa kepustakaan yang ada. genital warts dapat  kita cegah dengan beberapa cara, diantaranya:

  • Hindari melakukan seks bebas.
  • Gunakan selalu kondom setiap berhubungan seks.
  • Tidak berbagi dalam penggunaan alat bantu seks. Baik pada pria maupun wanita.
  • Imunisasi HPV. Ini disarankan pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Dengan jumlah suntikan sebanyak 3 siklus.
Terakhir diperbarui: 16 April 2020
Ditinjau oleh: dr. Yulianto

2 Comments

  • KelViet Posted Januari 16, 2020 8:54 am

    Levitra Generika Wo Kaufen Cvs Viagra Substitute Januvia Online Belgium canadian pharmacy cialis 20mg Nebenwirkungen Viagra Sehstorungen

  • Stevbart Posted Januari 20, 2020 2:01 am

    Pediatric Keflex Cialis Effets Secondaires Cialis Levitra The Least Expensive Cialis Rx Health Drugs Viagra

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Style switcher RESET
Body styles
Color scheme
Background pattern
Background image