WASIR KERING DENGAN  RADIOFREKUENSI

Wasir atau hemoroid merupakan kondisi yang umum. Diperkirakan sebanyak 58% orang di usia lebih dari 40 tahun menderita wasir. Namun, tidak hanya orang tua saja yang dapat menderita wasir. Wasir dapat dialami pada usia berapa pun dan memengaruhi pria atau wanita. Meskipun penyebab wasir setiap orang berbeda-beda, penyebab paling umum adalah pola gaya hidup yang tidak sehat.

Tersedia banyak pilihan bedah dan non-bedah untuk pengobatan wasir seperti sclerotherapy, rubber band ligation, cryosurgery, infrared photocoagulation, bipolar diathermy, electro coagulation, dan radiofrequency.

PROSEDUR RADIOFREKUENSI

Radiofrekuensi, merupakan salah satu metode tindakan wasir yang digunakan di vena wasir center
radiofrekuensi

Sebelum melakukan pengobatan wasir dengan menggunakan radiofrekuensi, pasien akan diberi anestesi berupa obat bius. Obat bius ini akan membuat pasien merasa mengantuk. Juga dapat menghilangkan rasa nyeri selama proses tindakan. Selanjutnya, dokter akan memberikan obat bius lokal di sekitar anus.

Setelah obat bius bekerja, anuscope yang telah dilumasi dimasukkan ke dalam anus untuk memungkinkan visualisasi yang baik dari saluran anus dan untuk melihat wasir dengan jelas.

Prinsip radiofrekuensi ini memanfaatkan gelombang radio berfrekuensi tinggi sekitar 4.0 Mhz yang kemudian dihantarkan melalui sebuah elektroda microfiber. Sehingga, tidak menimbulkan rasa panas pada jaringan yang diberikan perlakuan radiofrekuensi. Sementara itu wasir akan menyusut dan kering.

Kelebihan menggunakan radiofrekuensi adalah, mengurangi risiko kerusakan jaringan, tanpa rawat inap, wasir kering hingga kepangkal, setelah pengobatan dapat beraktivitas.

PERAWATAN PASCA TINDAKAN

minum obat pereda nyeri setelah melakukan tindakan wasir
minum obat

Pengobatan wasir dengan menggunakan radiofrekuensi ini, memungkinkan pasien untuk pulang tanpa perlu rawat inap. Meskipun begitu, sangat penting untuk melakukan perawatan pasca tindakan yang dianjurkan oleh dokter.

Minum Obat

Pasca tindakan wasir, pasien akan diberikan berbagai macam obat seperti obat penghilang rasa sakit. Sebagian dokter juga akan menyarankan untuk mengonsumsi obat pelunak feses atau obat pencahar untuk memperlancar buang air besar.

Menjaga Pola Makan

Mulailah mengonsusmi makan-makanan berserat dan minum air mineral secukupnya untuk membuat feses menjadi lunak dan mudah keluar. Serta hindari makan-makanan pedas.

Istirahat Secukupnya

Setelah tindakan wasir, pasien disarankan untuk istirahat secukupnya dan jangan melakukan aktivitas yang berat untuk mempercepat proses penyembuhan.

Lakukan Kontrol

Melakukan kontrol merupakan keharusan untuk pasien. Tujuannya adalah agar dokter dapat melihat sudah sejauh mana proses penyembuhan pasca tindakan dan kapan waktunya pasien dapat berhenti minum obat. Di Vena Wasir Center, kontrol akan dilakukan sebanyak dua kali yaitu, 1 minggu setelah tindakan dan 1 bulan setelah tindakan.

Jika sudah mengalami gejala wasir seperti, timbulnya benjolan pada anus, keluarnya darah ketika BAB, rasa nyeri dan gatal pada anus, segeralah periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Style switcher RESET
Body styles
Color scheme
Background pattern
Background image